Inkonfeso
INKONFESO adalah buku kumpulan cerpen bertema filosofis satiris religius-kritis humanistis. Lembaran literatur yang memadukan estetika narasi dan kritik epistemologis. Sebuah laboratorium refleksi skeptis yang mengubur keengganan dan ketakutan untuk bertanya: Apakah iman hanya konstruksi sosial? Apakah moralitas meniscayakan doktrin? Bagaimana menjadi manusia merdeka dalam lanskap keyakinan yang hegemonik? INKONFESO menghimpun narasi eksistensial yang menelanjangi dogma, menggugat pretensi kebenaran mutlak, dan merayakan keberanian berpikir otonom. Melalui cerita pendek bernapas prosa kontemplatif, buku ini menghadirkan potret manusia yang bergulat dengan trauma spiritual, krisis identitas, dan paradoks kasih tanpa syarat. Rayakan keraguan Anda. Biarkan ia tumbuh subur menjadi kebijaksanaan. Manusia, sejak awal keberadaannya, telah memikul beban pertanyaan besar tentang asal-usul, makna, dan tujuan hidup. Dalam pencarian itu, lahirlah berbagai sistem kepercayaan, filsafat, dan nilai-nilai yang membentuk peradaban. Namun, di tengah keragaman pandangan tersebut, ada satu benang merah yang menyatukan kita: kemanusiaan itu sendiri. Buku kumpulan cerpen ini hadir sebagai upaya sastra untuk menelusuri denyut nalar yang tak henti bertanya, merenung, dan menggugat. Cerita-cerita dalam buku ini tidak sekadar menyajikan konflik batin atau pergulatan identitas, melainkan menggali lebih dalam ke dalam wilayah yang kerap dihindari: pertanyaan-pertanyaan tentang Tuhan, makna iman, dan tempat manusia dalam semesta yang luas ini. Melalui perspektif humanisme, setiap cerpen menjadi ruang kontemplatif, tempat di mana tokoh-tokohnya berani melangkah keluar dari dogma demi menemukan kebenaran yang berakar pada akal sehat, empati, dan tanggung jawab moral. Buku ini bukan ajakan untuk meninggalkan keyakinan, melainkan undangan untuk berpikir. Ia tidak menggurui, tetapi menawarkan jendela pandang alternatif terhadap realitas, spiritualitas, dan eksistensi. Di dalamnya, pembaca diajak menyusuri jejak-jejak pikiran yang penuh gejolak, namun jujur. Sebab, dalam dunia yang kian bising oleh klaim kebenaran mutlak, suara nurani yang bersandar pada nalar dan cinta kasih menjadi lebih relevan dari sebelumnya. Semoga kumpulan cerpen ini dapat menjadi teman berpikir yang menyenangkan sekaligus menantang, serta memperluas cakrawala kita dalam memahami hakikat menjadi manusia, bukan dari apa yang kita anut, tetapi dari bagaimana kita memperlakukan sesama dengan keadilan, kebebasan, dan welas asih.
Details
- Authors
- Publishers
- Gerilya Literasi
- Publish Date
- January 1, 2025
- ISBN
- 978-623-520-577-9
- Format
- Language
- Indonesian
- Pages
- 276
- Downloads
- 0
Related Books
I Survived the Children’s Blizzard, 1888 (I Survived #16)
February 27, 2018
When John Hale's parents moved from Chicago to a farm in the Dakota Territory in the late 1880s, he was not happy (too hot in summer, too cold in winter, and that is just the beginning); but after a year, and now eleven, he has settled in and made some friends at school--but when a sunny day in January 1888 turns abruptly into a deadly blizzard he will need all his strength and courage to survive what became known to history as The Children's Blizzard.
Fly Me Home
July 6, 2017
297 pages ; 20 cm
Flying Lessons & Other Stories
January 3, 2017
From basketball dreams and family fiascoes to first crushes and new neighborhoods, this anthology, written by award-winning children's authors, celebrates the uniqueness and universality in all of us.
The burrow
January 1, 2017
"Strange beasts, night terrors, absurd bureaucrats and sinister places abound in this collection of stories by Franz Kafka. Some are less than a page long, others more substantial; all were unpublished in his lifetime. These matchless short works range from the gleeful miniature horror 'Little fable' to the off-kilter humour of 'Investigations of a dog', and from the elaborate waking nightmare of 'Building the Great Wall of China' to the creeping unease of 'The burrow', where a nameless creature's labyrinthine hiding place turns into a trap of fear and paranoia." -- rear cover.